Assalamualaikum semua, seperti janji ku kelmarin di sini aku sambungkan lagi tajuk ku mengenai Bahaya lidah dan keutamaan diam., tek ini aku sunting daripada kitab induk Ihya Ulumiddin, aku senggaja tidak merubah isi kandungannya agar ia tidak lari dari pada kupasan asli oleh Imam Besar Imam Ghazali, kalau ada kehilafan di dalam tulisan ku ini, ia datang daripada aku sendiri, maka sudilah kiranya teman teman memberi teguran demi kesucian agama kita Islam.
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Sufyan dari ayahnya, dimana ayahnya berkata: "Wahai Rasulullah! Khabarkanlah kepadaku tentang islam, akan sesuatu hal, di mana aku tidak akan bertanya lagi tentang itu, kepada seseorang, sesudah engkau!"
Maka Rasulullah s.a.w. menjawab: katakanlah! Aku beriman dengan Allah. Kemudian engkau berpendirian teguh."
Ayah Abdullah itu meneruskan ceritanya: "Lalu aku bertanya: "Apakah yang aku perlihara?" Maka Nabi s.a.w. menunjukan dengan tangannya kepada lidahnya."
Dirawikan At Tirmidzi dan di pandangnya shahih.
"Uqbah bin Amir berkata: "Aku bertanya: "Wahai Rasulullah! Apakah jalan kelepasan?"
"Rasulullah s.a.w. menjawab: "Tahankan lidahmu! Hendaklah rumah mu memberi kelapangan bagimu dan menangislah atas kesalahanmu!
Sahl bin Sa'ad As Sa"idi berkata "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa menjamin bagiku, apa yang di antara dua tulang rahangnya (lidah) dan di antara dua kakinya (kemaluannya), niscaya akan aku jamin baginya sorga."
Dirawikan Al Bukhari dari Sahl bin Sa'ad.
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Sufyan dari ayahnya, dimana ayahnya berkata: "Wahai Rasulullah! Khabarkanlah kepadaku tentang islam, akan sesuatu hal, di mana aku tidak akan bertanya lagi tentang itu, kepada seseorang, sesudah engkau!"
Maka Rasulullah s.a.w. menjawab: katakanlah! Aku beriman dengan Allah. Kemudian engkau berpendirian teguh."
Ayah Abdullah itu meneruskan ceritanya: "Lalu aku bertanya: "Apakah yang aku perlihara?" Maka Nabi s.a.w. menunjukan dengan tangannya kepada lidahnya."
Dirawikan At Tirmidzi dan di pandangnya shahih.
"Uqbah bin Amir berkata: "Aku bertanya: "Wahai Rasulullah! Apakah jalan kelepasan?"
"Rasulullah s.a.w. menjawab: "Tahankan lidahmu! Hendaklah rumah mu memberi kelapangan bagimu dan menangislah atas kesalahanmu!
Sahl bin Sa'ad As Sa"idi berkata "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa menjamin bagiku, apa yang di antara dua tulang rahangnya (lidah) dan di antara dua kakinya (kemaluannya), niscaya akan aku jamin baginya sorga."
Dirawikan Al Bukhari dari Sahl bin Sa'ad.

No comments:
Post a Comment